Mensyukuri nikmat Allah
Rizkia's Note 📝
Ketika saya mulai mengeluh dan merasa insecure saya selalu kembali teringat dengan dawuh beliau Abuya Habib Abdullah bin Muhammad Baharun "Ketika engkau mulai mengeluh coba tuliskan nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu" Alhamdulillah bini'matillah saya masih diberikan nikmat yang begitu besar berupa Iman, Islam.
Saya masih mempunyai keluarga yang begitu mencintai dengan setulus hati. Masih diberi kesempatan untuk selalu menuntut Ilmu. Dilahirkan dengan organ yang lengkap sempurna tanpa ada cacat. Lantas mengapa harus mengeluh? Hanya dengan sekelumit kekurangan? Semua sudah Allah tetapkan sesuai dengan porsinya masing-masing. Bukankan pada diri manusia memang ada kekurangan dan kelebihan? So, syukuri apa yang telah kita miliki. Kita harus selalu husnudzon terhadap semua yang telah di tetapkan oleh Allah bahwa semua adalah yang terbaik. Semakin kita bersyukur semakin banyak nikmat dan pahala yang kita dapatkan. Akan tetapi jika kita mengeluh dan tidak Ridho dengan ketetapan Allah, taqdir akan tetap berjalan dan dosa lah yang kita dapatkan. Dan ada nikmat yang begitu berharga yang sering tidak kita sadari yaitu "kehidupan" di dunia. Dimana kita masih bisa untuk selalu memperbaiki amal kita dimana kita masih diberi kesempatan untuk bertaubat dari segala kemaksiatan akan tetapi kita sering melalaikan nikmat ini dengan segala gemerlap dunia yang fana dan bersifat sementara. Padahal salah satu nikmat yang sangat di dambakan dari ahli qubur hanyalah satu mereka ingin kembali ke dunia untuk memperbaiki amal-amalnya.
Pengingat diri.
Ditulis oleh Rizki Eka Lestari
Kalibeber, 28 April 2021
